Dinas Koperasi dan UKM Papua Barat Dampingi Kelompok UMKM di Wondiboi dalam Persiapan Pendirian Koperasi
Papua Barat,Buletin DINKOP- Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Dinas Koperasi dan UKM melaksanakan kegiatan Fasilitasi Pendampingan dan Penyuluhan Pendirian Koperasi bagi kelompok Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Teluk Wondama.
Kegiatan yang dilaksanakan pada 10 September 2026 tersebut bertempat di Aula Kantor Distrik Wondiboi, Kabupaten Teluk Wondama, dan diikuti sebanyak 24 orang peserta yang berasal dari berbagai kelompok usaha masyarakat.
Peserta kegiatan terdiri dari pelaku usaha mikro dan kecil, di antaranya penjual sayur, penjual pinang, penjual sagu, penjual ikan garam/ikan asin, pengrajin anyaman, serta pelaku usaha souvenir.
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada kelompok UMKM mengenai alur, persyaratan dan tata cara pendirian koperasi, sekaligus memberikan pendampingan dalam mempersiapkan kelengkapan administrasi yang diperlukan dalam proses pembentukan koperasi.
Berikan Pemahaman Tata Cara Pendirian Koperasi
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Bidang Koperasi dan UMKM, Ruth T.H. Wonenseba, S.Sos, menyampaikan materi mengenai tata cara dan tahapan pendirian koperasi.
Peserta mendapatkan penjelasan mengenai pentingnya membangun kelembagaan koperasi sebagai wadah bersama bagi para pelaku usaha. Melalui koperasi, kelompok UMKM diharapkan dapat memperkuat kerja sama ekonomi, meningkatkan kapasitas usaha serta membuka peluang yang lebih luas dalam pengembangan usaha anggotanya.
Selain penyampaian materi, peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan berbagai pertanyaan terkait proses pembentukan koperasi, sehingga pemahaman yang diperoleh dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan kelompok usaha yang ada di Distrik Wondiboi.
Pendampingan Kelengkapan Administrasi
Pendampingan teknis selanjutnya dilakukan oleh Kasi Penyuluhan, Tatalaksana dan Keanggotaan, Demi S. Ullo, S.IP, bersama Kasi Perlindungan Usaha Koperasi, Nicolas E.P. Namsa, S.E.
Pendampingan difokuskan pada pengisian dan pemeriksaan kelengkapan administrasi dalam rangka penerbitan Akta Notaris Koperasi.
Para peserta diarahkan untuk mempersiapkan dokumen dan data yang diperlukan sebagai bagian dari tahapan awal menuju terbentuknya koperasi yang memiliki legalitas dan kelembagaan yang jelas.
Kegiatan pendampingan tersebut juga terlihat berlangsung secara langsung dan interaktif, di mana peserta mendapatkan bantuan dalam proses pengisian dokumen administrasi. Hal ini diharapkan dapat mempermudah kelompok pra-koperasi dalam menindaklanjuti proses pendirian koperasi.
Dorong Kelompok UMKM Menjadi Koperasi yang Mandiri
Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Papua Barat berharap kegiatan pendampingan dan penyuluhan ini tidak berhenti pada pemahaman materi, tetapi dapat dilanjutkan dengan tindakan nyata berupa proses pendirian koperasi.
Dengan terbentuknya koperasi, kelompok-kelompok usaha masyarakat di Kabupaten Teluk Wondama diharapkan memiliki wadah ekonomi bersama yang dapat mendukung peningkatan akses permodalan, pemasaran, pengembangan usaha, pengadaan sarana produksi, serta peningkatan kesejahteraan anggota.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Papua Barat terus mendorong penguatan kelembagaan koperasi dan UMKM hingga ke tingkat distrik dan kampung, sehingga koperasi dapat tumbuh dari kebutuhan dan potensi ekonomi masyarakat setempat.
Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Papua Barat berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan, penyuluhan dan fasilitasi kepada masyarakat dalam membangun koperasi yang sehat, kuat, mandiri dan berkelanjutan.